Biar Disapu Ombak

Biar Disapu Ombak
Lupakan.. lalu semuanya akan selesai...

Sabtu, 10 November 2012

Belajar melalui Melayani untuk Tumbuh, dan Tumbuh untuk Melayani..

Awalnya tanggal 10 November 2012 kami akan melanjutkan Pelatihan Penyusunan Pedoman Standar Kebijakan Perkreditan BPR, entah kenapa tiba-tiba 2 Minggu sebelum acara terbersit keinginan untuk mendahulukan pelatihan Penilaian TKS BPR, yang memang sudah ada dalam Rencana Kerja, namun selalu maju mundur untuk dijadikan Inhouse Training yang melibatkan seluruh karyawan. Pemikirannya sih sederhana saja, kami ini karena sudah terbiasa terima jadi sehingga sering lupa asal muasal perhitungan itu. Selain itu juga karena yang bisa menghitung TKS itu hanyalah bagian Akunting saja, yang bisa membaca TKS ya hanya orang-orang tertentu. Padahalkan seluruh bagian secara langsung terlibat aktif menentukan TKS BPR bisa menjadi sehat atau tidak sehat. Apa iya harus semua bagian diikutsertakan.. tanpa basic mengerti Laporan Keuangan semua sama sekali. Akhirnya kami memberanikan diri untuk menjadikan inhouse training apapun nanti hasilnya.

Semua bagian ? Ya semua bagian pasti menentukan kesehatan BPR. Ibarat tubuh kita, ada kepala, tangan, kaki, panca indera, perut dan bagian lainnya, jika salah satu bermasalah atau sakit pasti akan menyebabkan seluruh tubuh terasa sakit. Mata kita merah saja kita bisa merasa tak enak badan. Begitu juga di BPR, satu bagian tidak berkontribusi dengan baik pasti akan menyebabkan TKS menjadi kurang baik.

Kolektor yang tak bisa mencapai target, CS yang kurang senyum dan kurang terampil dalam melayani, Teller yang tak melayani dengan baik atau tak teliti, tak adanya integritas dan loyalitas pada perusahaan, setiap bagian merasa tak bertanggung jawab terhadap rencana kerja.. jelas-jelas semua itu bisa menyebabkan turunnya tingkat kesehatan BPR.

Memang semua itu, saat ini tak ada di BPR kita, dan semoga tak pernah ada, semua mau bekerja dengan passionnya, berintegritas dan selalu bersemangat dalam melayani dan melayani.  Apakah juga karena TKS kita sedang tidak sehat, memang tidak juga, TKS kita selalu sehat, dan kita selalu berharap untuk selalu dan makin sehat. Tapi dengan kita duduk mengikuti pelatihan mengenai Penilaian tingkat kesehatan BPR kita semakin paham, bahwa kita tak bisa main-main dengan kinerja kita karena secara langsung mempengaruhi tingkat kesehatan BPR kita.

Sekarang kita semua telah tahu.. memang benar kita punya peran dan tanggung jawab yang berat untuk mempertahankan tingkat kesehatan BPR kita bahkan harus terus membuat nilai TKS kita semakin baik. Saat duduk mengikuti pelatihan memang sepertinya kita pusing. Ada neraca, laba rugi, ppap, dan istilah-istilah lain yang sepertinya asing terutama untuk karyawan baru. Tapi itu jangan menyurutkan langkah kita, tugas kelompok yang kemarin diberikan dan dikumpulkan minggu depan pasti akan membantu kita untuk makin memahami mengenai pelatihan ini. Kerjakan dengan hati yang senang, diskusikan dengan yang sudah memahami, dan coba terus sampai mengerti dan bisa.
Setelah itu kita akan semakin takjub dengan diri kita sendiri.. ternyata kita tak sebodoh yang kita pikir.. ternyata kita bisa dan kita sekarang makin mengenal BPR dimana kita bekerja.. kita bisa membaca laporan keuangannya.. dan ternyata kita bisa juga menghitung TKS BPR. Dan kita juga bisa membandingkan kinerjanya dengan BPR lain, untuk memotivasi agar semakin ingin maju. TKS BPR ternyata bukan konsumsi direksi, manajer dan bagian akunting saja tapi konsumsi untuk kita semua.

Tujuan BPR kita "Membangun sebuah lingkungan kerja yang aman dan memberikan pemenuhan serta kesempatan untuk tumbuh dan belajar bagi seluruh karyawan" tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit untuk membuat pelatihan-pelatihan untuk mencapai tujuan tersebut. Menjadi tugas kita untuk memanfaatkan setiap pelatihan-pelatihan untuk memajukan diri kita dan BPR kita. Sehingga tujuan BPR kita "Memberikan pelayanan jasa keuangan dengan menyediakan produk jasa yang baik, dengan harga yang wajar, kejujuran yang penuh, integritas, beretika disegala aspek bisnis." dapat selalu kita lakukan. Marilah kita semua melayani untuk tumbuh dan tumbuh untuk melayani, biarlah kita diijinkan untuk menjadi Pahlawan dilingkungan kita, di keluarga kita, di tempat kita bekerja. 

Selamat Hari Pahlawan.. mari kita berbuat mulai dari lingkungan terkecil kita.. Terima kasih untuk semua rekan kerjaku, mitra kerjaku, nasabah, dukungan keluargaku, mbakku di rumah, sahabat-sahabatku dan setiap orang yang kujumpai dalam hidupku baik yang selalu bersikap baik padaku, maupun yang bersikap buruk padaku.. tanpa kalian semua aku bukanlah apa-apa dan bukan siapa-siapa, karena kalian semua aku merasakan kebahagiaan dan melakukan perubahan-perubahan dalam hidupku untuk menjadi yang lebih baik.. kalian adalah pahlawan dalam kehidupanku.. kalian semua membuatku belajar untuk melalui melayani aku bisa tumbuh, dan aku tumbuh untuk melayani..







Tidak ada komentar:

Posting Komentar