Biar Disapu Ombak

Biar Disapu Ombak
Lupakan.. lalu semuanya akan selesai...

Kamis, 19 Januari 2012

Mbulet sama Bule...


Mungkin tamu-tamu bule yang datang tadi siang, jengkel dengan aku, sepertinya aku terlalu bodoh memahami soal niat mereka untuk memudahkan nasabahku membayar dengan melalui SMS. Belum lagi keterbatasan bahasa Inggrisku makin menyulitkan aku untuk menjelaskan, apalagi yang membantu menterjemahkan juga tak bisa menterjemahkan sesuai dengan yang kuharapkan. Lengkaplah sudah.

Mereka datang untuk melihat mengenai payment point. Heran melihat BPRku menggunakan 4 vendor untuk payment point. Mereka sedang ingin membuat semua transaksi menjadi paperless dan semua bisa dilakukan melalui telepon. Bayar angsuran lewat SMS, bayar listrik lewat SMS, dan bisa mengisi e-walletnya di mana saja..kapan saja..

Saat ku tanyakan bagaimana caranya mereka dapat melakukan perintah pembayaran melalui SMS .. apakah beli voucher..apakah bagaimana.. mulailah persoalan menjadi makin mbulet.

Kalau pola pikir dari sudut pandang nasabah atau walking customer memang sepertinya lebih enak kalau mereka dapat menggunakan HP sebagai sarana untuk melakukan transaksi pembayaran.

Namun kalau dari sudut pandang MFI.. personal selling menjadi makin sulit untuk dilakukan. Bukankah kita mengandalkan personal selling. Kapan ya mereka akan datang ke MFI nya kan semuanya sudah ada di warung sebelah atau sudah ada di Koperasi tempatnya bekerja... lalu bagaimana kita menawarkan produk kita. Lewat SMS kah..?? sedang banyak orang meributkan karena benci di SMS oleh para penjaja kredit. Mengundang merekakah.. atau mengunjungi mereka satu persatu.

Bukankah masyarakat kita lebih senang bertemu langsung.. say hello dan bercerita banyak hal. Bukankah semakin panjang antrian semakin membuat orang penasaran. Lihat saja bagaimana breadtalk yang walaupun antriannya panjang tetap digemari orang. Lihat saja bagaimana toko oleh-oleh YenYen di Lampung dikerubuti para penggila antrian karena mendengar rekomendasi dari mulut kemulut.

Mungkin kemarin aku sedang sedikit error sehingga sedikit terlihat antipati terhadap tehnologi. Dan mungkin sang Bule menganggap aku bodoh dan tak mengerti IT. Kalau cuman kartu Flash, Tcash nya telkomsel, e-wallet atau fin@net..aku sih paham banget. Sayang aja bulenya gak bisa kasih penjelasan itu bisa SMS ..bisa kirim uang.. uangnya ditaro dimana dulu.. gak mungkin kan HP biasa bisa langsung SMS untuk bayar angsuran atau listriknya... Nah itu saja yang bikin aku pusing..jawabannya mbulet kemana-mana... fee itu kan bukan tujuan pokok.. tapi dapat melayani semua kebutuhan nasabah itu tujuannya.. agar mereka betah kredit, menabung dan deposito di sini...ini yang menjadi tujuan pokok.

Atau memang aku benar-benar bodoh... ??? ya sudahlah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar